Wednesday, August 16, 2017

Kawan Rasa Lawan

KAWAN RASA LAWAN


Untuk Kalian Teman Yang Ku Anggap Bisa Berbagi Bahagia.
Ternyata Sekarang Aku Salah Menilai Kalian Semua.
Yang Ku Percaya Bisa Saling Menjaga Rahasia.
Tapi Kau Malah Bongkar Semua Tanpa Merasa Tidak Terjadi Apa-Apa

Kau Datang Hanya Untuk Mencari Informasi Tentang Dia.
Lalu Kau Pergi Dengan Semua Informasi Yang Kau Dapatkan Semua.
Berbicara Seolah-olah Kau Yang Paling Tahu Segalanya.
Dan Akhirnya Kau Bersamanya, Bersama Orang Yang Ku Cinta.
Bersama Berbicara Keburukan Ku Seperti Orang Tanpa Dosa.

Sekarang Kau Datang Meminta Maaf Tanpa Memikir Sakitnya Yang Ku Rasakan,
Kawan, Kawan, Kawan,
Kau Lebih Baik Ku Panggil Lawan,
Lawan Yang Seharusnya Tak Ku Kenal,


Monday, August 14, 2017

IBU

IBU


Bidadari Pertama Yang Kulihat Dari Awal Ku Kenal Dunia,
Yang Selalu Memberi Semangat Untuk Tetap Menjadi Yang Terbaik.
Mempunyai Point Lebih Dari Semuanya, Disaat Hati Suka Maupun Duka.
Beliau Tetap Ada Dan Selalu Memeluk Kita Dalam Do'a.

Malaikat Tanpa Sayap, Dan Selalu Ada Sampai Kapanpun
Menjadi Sepi Jika Tak Ada Ibu Di Samping Kita.
Rindu Yang Selalu Datang Disaat Hujan Tiba.
Sayangin Ibu Sebagaimana Dia Menyayangi Kita.

Kekuatan Seorang Ibu, Lebih Besar Dari Apapun.
Memeluk Erat Dalam Rasa Sayang Yang Tak Akan Tergantikan.
Maafkan Jika Diriku Masih Belum Bisa Jadi Yang Kau Harapkan.
Perjuangan Akan Sia-Sia Jika Tanpa Restu Seorang Ibu.

Love You Mom, And Miss You.

Berhenti Dan Kembali

BERHENTI DAN KEMBALI



Sekalinya Ku Mencoba Untuk Berhenti Dengan Semua Yang Telah Mati.
Hampir Setiap Hari Ku Lalui Derita Yang Tak Kunjung Sudah,
Sampai Ku Temui Orang Yang Ku Anggap Akan Mengobati Luka Di Hati.
Ooohh Tidak, Ternyata Kau Hanya Sekedar Mampir, Membuat Ku Kembali Pasrah Dan Menyerah.

Kembali Dengan Kondisi Hati Yang Sepi.
Membuat Ku Merasa Kenapa Begitu Cepat Kau Pergi.
Meninggal Kan Luka Yang Begitu Besar Di Hati,
Berdoa Dan Bermimpi Hanya Kau Lah Yang Mampu Mengobati,
Rasa Perih, Dan Pedih Untuk Semua Luka Yang Ada Disini.
Disini, Disini, Dan Disini,

Kau Adalah Anugrah.
Yang Mampu Membuat Ku Merasa Gelisah,
Di Setiap Malam Ku Mulai Bicara Pada Cermin, " Apakah Dia "
Namun Hati Berkata " Dia Hanya Datang Dengan Raga Tapi Tidak Dengan Cinta "

Sunday, August 13, 2017

Cinta

CINTA

Merasakan Manis Akan Cinta.
Disana Anda Bersiap Untuk Berhadapan Dengan Luka.
Karena Cinta Mampu Membawa Bahagia.
Dan Berakhir Dengan Kecewa.
Entah Itu Karena Emosi Semata.
Atau Karena Orang Ketiga.

Yang Jelas Cinta Memang Membuat Indah.
Disaat Timbul Rasa Resah.
Berharap Tidak Menyerah.
Dan Berakhir Lagi Dengan Rasa Lelah.

Cinta Itu Lucu,
Kadang Tertawa Tersipu Malu,
Datang Disaat Ku Melihat Mu
Dan Pergi Disaat Kau Merasa Diriku Hanya Seorang Pengganggu.

Kau Datang Dengan Senyuman.
Dan Pergi Dengan Kenangan.
Yang Membutuhkan Waktu Lama Untuk Dilupakan.
Berdiri Sendiri Dengan Rasa Kecewa Yang Tak Bisa Ditahan.
Walau Dengan Senyuman Palsu Yang Selalu Aku Berikan.

KITA

KITA

Kita Bermula Sebagai Orang Biasa.
Namun Ketika Rasa Ini Datang.
Kau Kuanggap Sebagai Salah Satu Keajaiban Dunia.
Dimana Aku Hanya Kau Anggap Sebagai Tamu Yang Tak Di Undang.

Dan Akhirnya Kita Bertemu Disaat Yang Tidak Pas
Kamu Datang Dengan Pasangan Baru Mu.
Seketika Aku Terdiam Dalam Perasaan Yang Panas.
Kamu Tersenyum Dalam Bahagia,
Aku Tersenyum Dalam Duka.
Hanya Diriku Dan Rasa Yang Tak Akan Sampai Untuk Selamanya.

Merasakan Indahnya Dimana Dulu Kita Bersama Merangkai Impian.
Lalu Kau Pergi Membawa Senyum Yang Tak Akan Pernah Kembali
Diriku Mencoba Bertahan Untuk Rasa Yang Pernah Kau Kecewakan.
Merasa Lelah Dan Hati Perlahan Mulai Merasa Mati.

Memang Kita Ditakdirkan Untuk Tidak Bersama.
Melainkan Untuk Berbagi Senyum Lewat Doa.
Kau Yang Selalu Ku Damba.
Sekarang Dan Sampai Akhir Usia.